Semangat persatuan tersebut sejalan dengan misi pihak penyelenggara yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Sapto O'ok, bahwa Gempass Bersholawat Jilid 2, bertujuan mengajak seluruh elemen komunitas, khususnya para pendukung Persis Solo, untuk saling merangkul demi tujuan bersama.
"Untuk komunitas-komunitas lainnya itu bisa kompak lah, tidak terpecah belah lagi, tidak terkotak-kotak lagi. Jangan ada rombongan kanan, rombongan kiri, sehingga tidak bisa bersatu. Ayo Pasoepati bersatu! Kita pernah besar, jangan mudah terpecah lagi. Saling rangkul, jadi satu," tegas Sapto.
Ia menambahkan bahwa esensi dari bersholawat ini adalah menyatukan hati sekaligus memanjatkan doa, "Kita berharap itu doa, doa supaya Persis Solo itu bisa kembali ke kasta tertinggi Liga 1." imbuhnya.
Kesuksesan luar biasa dengan kehadiran massa yang membludak ini turut disyukuri oleh Penasehat Hukum Gempass, BRM Kusumo Putro. Ia menyampaikan apresiasinya atas ketertiban jalannya acara yang di luar ekspektasi panitia tersebut.
"Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan sangat sukses. Sangat sukses dari awal hingga akhir. Dan kami juga tidak menduga bahwa perkiraan kami hanya sekira 5.000 sampai 10.000, ternyata ini yang datang lebih dari 20.000 ya. Ini luar biasa sekali," ungkap Kusumo.
Ia juga berharap kegiatan positif ini bisa menular, khususnya terhadap suporter-suporter bola di daerah-daerah yang lain.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
