Buntut Ricuh Penyerahan SK Menbud ke Tedjowulan, Kubu PB XIV Purboyo Tempuh Jalur Hukum

Nanang SN
Konferensi pers kubu PB XIV Purboyo.Foto:iNews/ Nanang SN

SOLO,iNewsSragen.idKericuhan yang terjadi di lingkungan Keraton Surakarta saat agenda penyerahan Surat Keputusan (SK) pengelolaan Keraton Surakarta dari Kementerian Kebudayaan berbuntut panjang. Kubu Paku Buwono (PB) XIV Purboyo resmi melaporkan dugaan pengeroyokan ke Polresta Surakarta menyusul insiden kekerasan yang terjadi saat acara tersebut berlangsung.

Kuasa hukum Keraton Surakarta kubu PB XIV Purboyo, Ardi Sasongko, SH dari LBH Peduli Amal Surakarta, didampingi juru bicara PB XIV Purboyo, KPA Singonegoro, mengungkapkan perihal laporan itu melalui konferensi pers di Talang Paten, kompleks Keraton Surakarta, Senin (19/1/2026).

Ardi menjelaskan, kericuhan terjadi pada Minggu (18/1/2026) sebelum acara penyerahan SK yang digelar di Sasono Sewoko. Insiden bermula saat tim keamanan internal keraton berjaga di Bangsal Siaga Pulisen Dalem Ageng, di tengah memanasnya ketegangan dua kubu di dalam keraton.

“Korban berinisial RP (23), warga Baluwarti, Solo, yang merupakan tim pengamanan kami, mengalami pengeroyokan dan luka-luka saat menjalankan tugas,” ungkap Ardi.

Menurutnya, korban yang bertubuh kecil sempat menjadi sasaran kekerasan setelah muncul ucapan-ucapan provokatif dari pihak tertentu. RP dilaporkan mengalami tendangan di bagian vital, luka robek di belakang kepala, serta memar di dada dan tangan kiri.

Atas kejadian tersebut, telah dilakukan visum di RS DKT Surakarta dan melayangkan laporan resmi ke Polresta urakarta, meski saat ini masih dalam bentuk aduan. Dalam laporan itu, kubu PB XIV Purboyo melaporkan seorang terduga pelaku berinisial BRM S, yang disebut sebagai kerabat Keraton Surakarta, dengan sangkaan melanggar Pasal 262 KUHP.

“Berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat jelas korban menjadi sasaran pengeroyokan dan salah satu pelaku yang teridentifikasi adalah BRM S,” tegas Ardi.

Pihaknya berharap aparat penegak hukum bertindak profesional dan konsisten dalam menangani perkara tersebut. Sejumlah barang bukti, termasuk rekaman video, telah diserahkan untuk menguatkan laporan.

Diketahui, pada Minggu (18/1/2026), Keraton Surakarta menggelar agenda penyerahan SK pengelolaan keraton dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon kepada Mahapatih Tedjowulan. Namun menjelang acara, ketegangan memuncak akibat konflik internal yang melibatkan kubu PB XIV Hangabehi dan kubu PB XIV Purboyo, ditandai dengan saling lontar kata provokatif hingga dugaan aksi kekerasan.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network