Fanny Kondoh pemilik kisah ini sendiri merasa terharu menyaksikan fragmen kedukaannya dirangkai menjadi sebuah karya seni dari hati. Ia menegaskan, Baby Udon bukan sekadar pengangkatan cerita yang sempat viral, melainkan sebuah warisan (legacy) hidup bagi anaknya, Kaskas.
"Film ini relate ke banyak benang. Dari pejuang kanker, pejuang garis dua, pejuang kehidupan, hingga masalah kepercayaan. Mampir saja ke medium rasa ini karena kalian akan membawa sesuatu ketika pulang, entah itu jawaban ataupun harapan," ucap Fanny.
Sementara itu bagi Caitlin Halderman yang memerankan karakter Fanny, dinamika emosi dalam cerita ini menjadi tantangan terberat sepanjang karier aktingnya.
"Layer-nya sangat banyak mengingat kehidupan Kak Fanny yang sangat amat berat. Aku harus sampaikan semua rasa yang dialami selama sembilan tahun ini ke dalam film," ucap Caitlin.
film Baby Udon dipastikan siap menyapa dan menyentuh hati para penikmat bioskop di seluruh Indonesia mulai 3 September 2026.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
