Menurutnya, Kementerian Perdagangan akan mendorong transaksi ekspor melalui business matching dan pitching dengan perwakilan perdagangan dari 33 negara dalam TEI 2026.
“Melalui ajang Trade Expo Indonesia, kita akan memfasilitasi business matching dan pitching bersama perwakilan perdagangan dari 33 negara agar transaksi ekspor meningkat dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Di sisi lain, Dyah menyoroti persoalan ketersediaan bahan baku rotan yang masih menjadi tantangan bagi industri. Ia mendorong kolaborasi lintas daerah melalui prinsip Indonesia Incorporated agar pasokan bahan baku tetap terjaga dan produksi tidak terganggu.
Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyambut positif dukungan Kementerian Perdagangan terhadap pelaku UMKM daerah. Menurutnya, kesempatan tampil dalam TEI dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk rotan Trangsan.
Pemkab Sukoharjo, kata Sapto, akan terus mendampingi Trangsan sebagai Desa Wisata sekaligus Desa Devisa agar potensi ekspor dan pasar domestik dapat dikembangkan secara optimal.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
