Siswi Sekolah Rakyat Sragen Meninggal, Bupati Usulkan Klinik dan Ambulans Siaga di Asrama

Joko Piroso
Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyampaikan rencana evaluasi layanan kesehatan Sekolah Rakyat setelah seorang siswi meninggal dunia usai mendapat penanganan medis, Selasa (8/9/2026).Foto: iNews/ Joko P

Bupati Usulkan Klinik Khusus

Sigit mengusulkan agar lingkungan Sekolah Rakyat, khususnya SR Mondokan, memiliki klinik kesehatan khusus. Selain itu, keberadaan ambulans yang siap digunakan juga dinilai penting untuk mendukung penanganan siswa apabila membutuhkan pertolongan atau rujukan.

"Mestinya ada klinik khusus. Kalau siswanya sudah banyak, harus ada. Karena setiap hari biasanya ada keluhan dengan intensitas tinggi, maka harus ada," katanya.

Menurutnya, fasilitas kesehatan khusus di lingkungan sekolah berasrama dapat membantu memberikan penanganan awal sebelum siswa dirujuk ke fasilitas kesehatan apabila memang diperlukan.

Pemkab Sragen juga akan mengevaluasi mekanisme pemeriksaan kesehatan awal atau screening terhadap calon siswa sebelum mereka mengikuti kegiatan pendidikan dan tinggal di asrama.

"Untuk screening awal, cek kesehatan standar dan dasar tentu ada. Namun keberadaan fasilitas medis dan prosedur kedaruratan di lingkungan sekolah berasrama akan terus kita hitung dan evaluasi agar ke depan penanganan siswa sakit bisa lebih efektif," ujar Sigit.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat, termasuk kesiapan petugas sekolah dalam mengenali kondisi yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network