Ketua RT setempat, Abdul Wahab, mengatakan warga menyambut baik pembangunan tersebut setelah lama memperjuangkan akses penghubung antardesa.
“Senang sekali karena sudah diperjuangkan Abah Syarif dan Gus Bombong sampai seperti sekarang. Memang ini murni swadaya warga Gondang Kerten. Dulu sejak ada rel ganda sering ditutup dan warga sempat berkali-kali demo,” kata Wahab.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mobilitas warga dari Gondang menuju Ngrampal maupun sebaliknya.
Bagi warga, akses penghubung itu tidak hanya penting untuk perjalanan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung kegiatan pertanian dan distribusi hasil panen. Warga berharap aspirasi yang telah diperjuangkan dapat ditindaklanjuti dengan penataan akses dan fasilitas keselamatan yang memadai.
Meski demikian, perlintasan kereta api sebidang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan kereta dan pengguna jalan. Karena itu, status perizinan, standar teknis, serta kelengkapan pengamanan perlu dipastikan bersama pihak perkeretaapian dan instansi berwenang sebelum perlintasan digunakan secara operasional.
Warga berharap koordinasi dengan pihak terkait dapat menghasilkan solusi yang memperhatikan kebutuhan akses masyarakat sekaligus keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
