KDKMP diarahkan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan bahan pangan, pupuk dan LPG bersubsidi, layanan keuangan, hingga pemasaran hasil pertanian dan produk UMKM.
Untuk mempercepat operasionalisasi, Pemprov Jateng melakukan verifikasi kesiapan gerai, melengkapi sarana dan prasarana, serta membenahi administrasi koperasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, mengatakan 4.230 KDKMP menjadi prioritas verifikasi. Hingga 30 September 2026, progres verifikasi dan validasi mencapai 61,67 persen.
Pemprov Jateng juga menyiapkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP secara bertahap mulai Oktober hingga akhir November 2026. Dukungan lainnya meliputi fasilitasi kemitraan usaha di 35 kabupaten/kota dan pendampingan tata kelola serta pemasaran produk lokal.
Di Desa Purbayan, potensi yang dapat dikembangkan melalui koperasi antara lain budidaya jamur kuping, kerupuk rambak, emping melinjo, sayuran kelompok PKK, dan kerajinan wayang.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
