Kunjungi Sukoharjo, Zulkifli Hasan Tekankan KDKMP Harus Beroperasi

Nanang SN
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Sukoharjo kunjungi KDKMP di wilayah Baki.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Sebanyak 151 gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sukoharjo telah rampung dibangun dari total 167 desa. Namun, percepatan operasionalisasi menjadi tantangan agar koperasi benar-benar menggerakkan ekonomi warga.

Data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah per 12 Oktober 2026 mencatat, sebanyak 8.523 KDKMP telah terbentuk di Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, 5.427 koperasi atau sekitar 64 persen sudah beroperasi, sedangkan 3.096 lainnya masih dalam tahap persiapan. Adapun 5.895 gedung koperasi telah selesai dibangun sepenuhnya.

Persoalan operasionalisasi tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Kecamatan Baki, Sukoharjo, Selasa (13/10/2026). Rombongan bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo meninjau KDKMP Purbayan, Kadilangu, dan Menuran.

Di KDKMP Purbayan, rombongan melihat kondisi gerai dan gudang, aktivitas transaksi, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, serta pemasaran produk UMKM.

Zulkifli Hasan menegaskan, pembangunan gedung harus diikuti kegiatan usaha agar koperasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tujuannya agar koperasi ini bisa melayani kebutuhan masyarakat desa dengan tepat,” ujarnya.

KDKMP diarahkan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat, mulai dari penyediaan bahan pangan, pupuk dan LPG bersubsidi, layanan keuangan, hingga pemasaran hasil pertanian dan produk UMKM.

Untuk mempercepat operasionalisasi, Pemprov Jateng melakukan verifikasi kesiapan gerai, melengkapi sarana dan prasarana, serta membenahi administrasi koperasi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah, Linda Widiastuti Ariningrum, mengatakan 4.230 KDKMP menjadi prioritas verifikasi. Hingga 30 September 2026, progres verifikasi dan validasi mencapai 61,67 persen.

Pemprov Jateng juga menyiapkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP secara bertahap mulai Oktober hingga akhir November 2026. Dukungan lainnya meliputi fasilitasi kemitraan usaha di 35 kabupaten/kota dan pendampingan tata kelola serta pemasaran produk lokal.

Di Desa Purbayan, potensi yang dapat dikembangkan melalui koperasi antara lain budidaya jamur kuping, kerupuk rambak, emping melinjo, sayuran kelompok PKK, dan kerajinan wayang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan, pengembangan koperasi harus disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing wilayah.

“Tidak semua KDKMP harus dipukul rata sama, disesuaikan kearifan lokal daerahnya,” katanya.

Dengan 151 gedung yang telah rampung, Sukoharjo memiliki modal infrastruktur untuk mengembangkan KDKMP. Tantangan berikutnya ialah memastikan koperasi beroperasi secara profesional, menyediakan kebutuhan warga, memperluas pasar produk lokal, dan tumbuh menjadi usaha mandiri.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network