Menurutnya, keberadaan UMS sebagai perguruan tinggi swasta terkemuka menjadi peluang bagi Sukoharjo untuk mengembangkan inovasi berbasis ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dies Natalis ke-68 UMS tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Sinergi, Menebarkan Kebermanfaatan, dan Menguatkan Peradaban”. Momentum tersebut menjadi ajang evaluasi capaian sekaligus penguatan arah pengembangan universitas.
Dalam laporannya, Rektor UMS Harun Joko Prayitno menyebut jumlah mahasiswa aktif UMS telah melampaui 31.000 orang yang berasal dari 436 kabupaten/kota di Indonesia. Sebanyak 25,8 persen mahasiswa berasal dari luar Jawa Tengah dan 10,4 persen dari luar Jawa.
Dari sisi kinerja, UMS mencatat rata-rata ketercapaian 113,3 persen dari target indikator Rencana Strategis (Renstra) tahun akademik 2025/2026. Dari 111 indikator, sebanyak 109 indikator telah memiliki data realisasi, dengan 66 indikator mencapai atau melampaui target.
Harun mengatakan, UMS akan terus memperkuat mutu pendidikan, riset, pengabdian masyarakat, publikasi berdampak, serta hilirisasi inovasi. Pengembangan kampus juga diarahkan pada penguatan tata kelola, perluasan layanan, dan kemandirian finansial.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
