Empat Perwira TNI AD Berganti Jabatan, Sertijab Digelar Serentak di Yonif 408 Sragen

Joko Piroso
Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira memimpin upacara serah terima jabatan Danyonif Raider 408/Suhbrastha di Sragen, Kamis (29/10/2026).Foto: iNews/ Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id – Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira memimpin sertijab Danyonif Raider 408/Suhbrastha di Sragen, Kamis (29/10/2026).

Dalam prosesi tersebut, Letkol Inf Afdhal menyerahkan jabatan Danyonif Raider 408/Suhbrastha kepada Letkol Inf Robiansyah. Pergantian kepemimpinan itu menjadi bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD).

Upacara berlangsung dengan rangkaian penyerahan simbol kepemimpinan satuan. Danrem melepas tanda pangkat dari pundak Letkol Afdhal dan memasangkannya kepada Letkol Robiansyah. Prosesi dilanjutkan dengan penyerahan tongkat komando kepada pejabat baru.

Pada tahap berikutnya, Letkol Afdhal menyerahkan Pataka Suhbrastha kepada Danrem, yang kemudian menyerahkannya kepada Letkol Robiansyah sebagai bagian dari prosesi pergantian komandan satuan.

Upacara tersebut dihadiri para perwira serta sejumlah komandan kodim (Dandim) di wilayah Korem 074/Warastratama. Seusai kegiatan, para peserta mengikuti sesi foto bersama.

Danrem 074/Warastratama mengatakan pergantian jabatan, khususnya pada posisi komandan satuan, merupakan hal yang lumrah dalam organisasi TNI AD. Mutasi dan pergeseran jabatan, menurut dia, diperlukan untuk menjaga dinamika serta mendukung penyegaran organisasi.

Yudistira menjelaskan, sertijab di Yonif Raider 408/Suhbrastha tidak hanya mencakup jabatan Danyonif, tetapi juga pergantian tiga komandan kodim.

“Hari ini, tidak hanya sertijab Danyonif, tetapi juga sertijab Dandim Surakarta, Dandim Sukoharjo, dan Dandim Karanganyar. Sertijab empat perwira TNI dilaksanakan serentak di Yonif 408,” kata Yudistira.

Menurut dia, pelaksanaan sertijab secara bersamaan dipilih untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu. Dengan demikian, para pejabat yang baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Danrem juga berharap program-program pemerintah yang menjadi bagian dari tugas dan dukungan satuan dapat berjalan sesuai ketentuan setelah proses pergantian jabatan.

Dalam kesempatan itu, Yudistira turut menyinggung perkembangan situasi keamanan, termasuk aksi penyampaian pendapat dalam rangka Hari Sumpah Pemuda di sejumlah daerah, seperti Solo, Jakarta, dan Yogyakarta.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat dan mahasiswa memiliki ruang untuk menyuarakan pendapat serta aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat dilakukan secara tertib dan tidak berujung pada tindakan anarkistis.

“Menyampaikan pendapat silakan, tetapi yang terpenting kami mohon tidak ada tindakan anarkistis yang sifatnya merusak. Kalau sampai anarkistis, fasilitas umum yang terancam rusak,” ujarnya.

Yudistira menambahkan, fasilitas umum dibangun menggunakan uang negara yang bersumber dari pajak masyarakat. Kerusakan akibat tindakan perusakan, menurut dia, dapat membuat anggaran yang semestinya digunakan untuk kebutuhan pembangunan lain harus dialihkan untuk perbaikan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah serta menyampaikan aspirasi secara damai.

“Jadi, tetap jaga kondusivitas daerah dan tidak boleh anarkistis,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network