Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sragen Didesak Tuntaskan Rekomendasi Kejati soal LPPM Fiktif
Advertisement . Scroll to see content

LSM Bersatu Tuntut Penonaktifan Perangkat Desa di Sragen Akibat Kasus LPPM Abal-Abal

Selasa, 22 Juli 2025 | 09:48 WIB
  • author Joko Piroso
LSM Bersatu Tuntut Penonaktifan Perangkat Desa di Sragen Akibat Kasus LPPM Abal-Abal
Koordinator LSM Bersatu Sragen, Sri Bekti Prihantoro (kanan), Sariman, mantan Sekretaris Desa Jati (tengah), Hari LSM Sragen.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id – Polemik dugaan keterlibatan LPPM abal-abal dalam proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Sragen kembali memanas. Kali ini, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bersatu Sragen mengambil sikap tegas dengan mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat dari tiga desa yang diduga tidak menjalankan tes ulang sesuai rekomendasi Inspektorat.

Tiga desa tersebut yaitu Desa Jati (Sumberlawang), Desa Klandungan (Ngrampal), dan Desa Sambungmacan. Ketiganya diduga tetap melantik perangkat desa yang lolos seleksi dari LPPM yang kemudian terbukti tidak sah secara administrasi.

“Kami kumpulkan tokoh masyarakat dari ketiga desa untuk menyatukan gerakan. Kami akan menindaklanjuti ini ke Inspektorat dan Kejaksaan Tinggi, karena jelas-jelas rekomendasi sebelumnya tidak dijalankan,” tegas Sri Bekti Prihantooro, Koordinator LSM Bersatu Sragen, Minggu (14/7/2025).

Menurut Sri Bekti, pihaknya mendorong agar perangkat desa hasil rekrutmen bermasalah tersebut segera dinonaktifkan, terlebih jika telah menerima gaji.

“Kalau sudah dilantik dan menerima gaji, itu artinya ada pelanggaran lanjutan. Karena ini produk gagal, maka harus ditarik kembali. Perangkat desa tersebut harus dinonaktifkan tanpa hak gaji sejak bulan ini,” tambahnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut