Proyek RTH Rp2,7 Miliar Eks Gedung Pemkab Sragen Picu Polemik
Menanggapi sorotan DPRD, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Sragen, Aris Wahyudi, menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap masukan dari legislatif maupun masyarakat.
Aris membenarkan adanya alokasi anggaran sekitar Rp2,7 miliar untuk penataan kawasan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa rencana tidak serta-merta merobohkan seluruh bangunan.
“Sangat mungkin DED berubah. Meski sudah masuk RKA, kami fleksibel menyesuaikan dinamika. Rencana awal, tidak semua bangunan dirobohkan,” jelas Aris.
Dalam draf yang ada, beberapa zona bangunan tetap dipertahankan, antara lain bangunan sisi utara (belakang), sebagian sisi barat hingga selatan, serta bangunan utama di bagian tengah. Sementara area depan dan sisi timur direncanakan menjadi RTH.
“Bangunan utama akan difungsikan sebagai galeri seni dan ruang pertemuan indoor. Di bagian belakang juga direncanakan ruang transit hingga perpustakaan,” paparnya.
Terkait kondisi gedung yang tampak kotor dan kurang terawat, Aris mengakui belum ada alokasi anggaran perawatan selama masa transisi. Namun, pihaknya memastikan akan mengambil langkah lanjutan setelah desain akhir disepakati.
Editor : Joko Piroso