Hilang Sebulan, Warga Kartasura Ditemukan Tinggal Kerangka, Diduga Gantung Diri
SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Warga Dukuh Tegalmulyo, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo dibuat geger dengan temuan kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki di kebun kosong pinggir Kali Jenes, Kamis (16/4/2026) malam.
Penemuan mengerikan itu pertama kali diketahui seorang warga yang sedang memancing ikan sekira pukul 18.15 WIB. Saat menyusuri area semak di tepi sungai, ia dikejutkan oleh keberadaan tengkorak kepala manusia dan tulang belulang yang masih dibalut pakaian. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke aparat setempat.
Kapolsek Kartasura, Polres Sukoharjo, AKP Tugiyo membenarkan kejadian tersebut. Polisi bersama tim medis dari Puskesmas Kartasura segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan kondisi kerangka dan melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan di lokasi, identitas korban akhirnya terungkap bernama Iyut Wiranto (47), warga Dukuh Jagalan yang masih satu wilayah Desa Pabelan. Sejumlah dokumen pribadi ditemukan dalam dompet disaku celana korban.
Dokumen dimaksud antara lain, KTP, kartu pasien rumah sakit jiwa, kartu BPJS Kesehatan, juga ditemukan sandal jepit.
Polisi menduga kuat korban telah meninggal dunia sekira satu bulan lebih. Dugaan sementara, korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali yang terikat pada batang pohon di lokasi kejadian. Dibuktikan dengan penemuan tali
“Dari keterangan keluarga yang dihadirkan untuk melakukan identifikasi, korban sudah hampir satu bulan tidak terlihat, bahkan sejak sebelum Ramadan. Korban ini memiliki riwayat depresi dan pernah menjalani perawatan di RSJD Solo,” ungkap Kapolsek.
Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah gerimis dan kondisi gelap. Lebih dari dua jam petugas melakukan oleh TKP dan mengumpulkan tulang belulang kerangka korban untuk selanjutnya dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.
Hasil pemeriksaan medis memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain. Korban dinyatakan meninggal murni akibat bunuh diri, dengan ciri khas gantung diri.
Usai seluruh proses selesai, pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Kerangka korban kemudian diserahkan untuk dimakamkan secara layak.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi siapa pun untuk bunuh diri. Bagi yang sedang mengalami gangguan kejiwaan, dapat mengakses layanan konsultasi ke psikiater atau rumah sakit yang memiliki fasilitas pelayanan kesehatan jiwa.
RSUD Ir Soekarno, Sukoharjo menyediakan layanan melalui poliklinik psikiatri dengan dukungan dokter spesialis jiwa berpengalaman, meliputi konsultasi, psikoterapi, hingga layanan psikiatri anak dan remaja. Silakan menghubungi (0271) 593118 atau WhatsApp 08112542555
Editor : Joko Piroso