Longsor Ancam Permukiman di Tanon Sragen, 2 KK Bongkar Rumah dan Mengungsi
Sekretaris Desa Kalikobok, Agus Salim, menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama tim terkait langsung melakukan kaji cepat begitu menerima laporan warga. Sebagai langkah penanganan darurat, kerja bakti pembongkaran rumah terdampak dilakukan secara gotong royong pada Jumat (17/4/2026).
“Pembongkaran dilakukan bersama melibatkan TNI, Polri, relawan, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Triyono Putro, menyebutkan hasil asesmen sementara menunjukkan kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp50 juta.
Meski tidak ada korban jiwa, BPBD mengingatkan potensi longsor susulan masih cukup tinggi mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. Tim gabungan saat ini masih disiagakan di lokasi untuk memantau perkembangan tanah serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan durasi lama, guna menghindari risiko bencana serupa.
Editor : Joko Piroso