Tragedi Siswa Tewas di SMP Sumberlawang, Sekolah dan Disdik Sragen Terancam Digugat
Audiensi keluarga korban siswa meninggal di SMPN 2 Sumberlawang bersama DPRD Sragen, membahas dugaan kelalaian pengawasan sekolah serta rencana langkah hukum lanjutan.Foto:iNews/Joko P
Di sisi lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen menyatakan telah melakukan evaluasi menyeluruh terkait insiden tersebut. Kepala Disdikbud Sragen, Purwanti, menyebut pihaknya tengah menyiapkan langkah preventif, termasuk penyusunan regulasi baru untuk meningkatkan pengawasan siswa.
Menurutnya, penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dimungkinkan untuk mendukung pengadaan sarana keamanan seperti CCTV di sekolah.
“Sekolah dapat memanfaatkan anggaran yang tersedia, termasuk dari dana BOS, untuk mendukung sistem pengawasan,” jelasnya.
Terkait dugaan kelalaian, Disdikbud menyerahkan proses pemeriksaan kepada Inspektorat. Penentuan sanksi terhadap pihak sekolah maupun tenaga pendidik akan mengacu pada hasil pemeriksaan resmi.
“Sanksi akan diberikan sesuai rekomendasi hasil pemeriksaan Inspektorat,” tegasnya.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan serta keamanan di lingkungan pendidikan. Berbagai pihak menilai, langkah preventif dan penguatan tata kelola sekolah menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Editor : Joko Piroso