Dorong Transparansi dan PAD Naik, Bantul Hadirkan Dashboard Pajak Digital Terintegrasi
Ia menilai potensi PAD Bantul masih sangat besar untuk terus dikembangkan. Saat ini realisasi pendapatan daerah disebut telah mendekati Rp800 miliar dan diyakini masih dapat meningkat melalui optimalisasi pajak dan retribusi.
“Jika PAD meningkat, dampaknya akan kembali pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, BPKPAD Bantul mencatat pada 2026 telah mencetak 676.827 lembar SPPT PBB-P2 dengan total ketetapan mencapai Rp64,33 miliar yang telah didistribusikan ke 75 kalurahan sejak awal Januari.
Pemerintah juga mengimbau warga yang belum menerima SPPT agar segera berkoordinasi dengan perangkat wilayah setempat untuk memastikan kewajiban perpajakan dapat dipenuhi tepat waktu.
Peluncuran Dashboard PAD digital ini diharapkan menjadi fondasi baru percepatan digitalisasi fiskal daerah sekaligus mendorong tata kelola pendapatan yang lebih modern, transparan, dan responsif.
Editor : Joko Piroso