Viral Info Pembuatan SIM Langsung Jadi, Satlantas Polres Sukoharjo Pastikan Hoaks
Menurutnya, pelaku memanfaatkan keinginan masyarakat yang ingin mendapatkan SIM secara instan tanpa antre panjang maupun tanpa mengikuti tahapan resmi.
Calon korban biasanya diarahkan untuk berkomunikasi melalui WhatsApp, lalu diminta mentransfer sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi, booking kuota, hingga percepatan proses penerbitan SIM.
“Biasanya korban diminta mentransfer uang terlebih dahulu dengan alasan agar proses dipercepat atau untuk mengamankan kuota,” ujarnya.
Doohan menegaskan Satlantas Polres Sukoharjo tidak pernah membuka layanan pembuatan SIM melalui transfer pribadi sebagaimana tercantum dalam pesan berantai tersebut.
Ia memastikan seluruh proses penerbitan SIM tetap harus melalui prosedur resmi, mulai dari administrasi, ujian teori, hingga ujian praktik, dengan pembayaran melalui mekanisme yang sah.
Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun grup percakapan yang mencatut nama institusi kepolisian tanpa verifikasi.
“Kalau ada informasi seperti itu, silakan konfirmasi langsung ke Satlantas atau kanal resmi Polri. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming SIM cepat jadi,” katanya.
Editor : Joko Piroso