Kemarau Panjang 2026 Jadi Berkah, Luas Tanam Tembakau Ngawi Ditarget Naik hingga 2.000 Hektare
Pada 2025, luas lahan tembakau di Kabupaten Ngawi tercatat sekitar 1.450 hektare. Tahun ini, DKPP menargetkan peningkatan hingga mencapai 2.000 hektare seiring meningkatnya optimisme petani.
Menurut Ayu, sapaan akrab Dwi Rahayu Puspitaningrum, faktor cuaca menjadi tantangan besar pada musim tanam sebelumnya. Curah hujan yang masih tinggi saat musim kemarau menyebabkan hasil dan kualitas panen menurun.
Produktivitas tembakau tahun lalu tercatat hanya sekitar 1,27 ton per hektare. Namun bila kondisi kemarau tahun ini sesuai prediksi, hasil panen diperkirakan meningkat hingga kisaran 1,5 sampai 1,7 ton per hektare.
"Harapannya jika kemarau benar-benar berlangsung panjang sesuai prediksi, produktivitas bisa meningkat," katanya.
Menghadapi musim tanam, DKPP Ngawi mulai melakukan berbagai persiapan. Salah satunya melalui sosialisasi kepada petani terkait persemaian serta distribusi bantuan benih.
Sebanyak 10 kelompok tani menerima bantuan benih sebagai bentuk stimulan. Meski jumlah bantuan terbatas karena keterbatasan anggaran, program tersebut diharapkan mampu mendorong semangat petani untuk kembali menanam tembakau.
Editor : Joko Piroso