get app
inews
Aa Text
Read Next : Laka Air di Sukoharjo, Bocah 5 Tahun Tewas Hanyut di Irigasi Bengawan Solo

Tinjau Sekolah Rakyat 2 Sukoharjo, Cak Imin dan Agus Jabo Pastikan MPLS Dimulai 14 Juli

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:11 WIB
header img
Menko PM Muhaimin Iskandar dan Wamensos Agus Jabo Priyono meninjau kesiapan Sekolah Rakyat 2 Sukoharjo.Foto: iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat 2 Sukoharjo terus dimatangkan. Pemerintah pun berkomitmen penuh untuk mendorong pemenuhan kuota siswa serta mengoptimalkan sinergi pengelolaan sekolah tersebut.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, usai meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat 2 Sukoharjo pada Kamis (2/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, turut mendampingi Wakil Menteri Sosial  (Wamensos) Agus Jabo Priyono dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Dalam kunjungan itu, Cak Imin mengungkapkan rasa syukurnya melihat perkembangan kesiapan SR 2 Sukoharjo dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang kini sudah mencapai 90 persen.

"Tinggal 10 persen lagi. Itu artinya pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sudah bisa dilakukan pada 14 Juli nanti," ujar Muhaimin.

Terkait kondisi fisik sekolah, Muhaimin memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas yang tersedia. Menurutnya, gedung-gedung sekolah dalam kondisi sangat bagus dan layak, yang diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri para siswa.

"Sekolah ini diprioritaskan bagi anak-anak dari desil 1 atau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan bantuan sosial," terangnya.

Menanggapi adanya kekurangan kuota siswa, khususnya pada jenjang SD, Cak Imin menegaskan akan segera melakukan evaluasi.

"Nanti kita evaluasi. Semaksimal mungkin kuotanya terpenuhi, sehingga bisa naik desil, bisa jadi," ujarnya.

Cak Imin juga menggarisbawahi pentingnya aspek perawatan (maintenance) fasilitas di Sekolah Rakyat. Ia menekankan perlunya kolaborasi dan sinergi yang kuat antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah, mengingat lahan yang digunakan merupakan aset milik pemerintah daerah setempat.

Pada kesempatan yang sama, Wamensos Agus Jabo memberikan penjelasan lebih terperinci mengenai aspek teknis dan tantangan di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa setiap tingkatan kelas di SR 2 Sukoharjo memiliki tiga rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas masing-masing rombel sebanyak 90 siswa.

Agus juga mengakui saat ini kuota untuk jenjang SD masih belum terpenuhi secara maksimal. Salah satu kendala utama adalah faktor psikologis orang tua yang masih merasa berat untuk melepas anak usia SD tinggal di asrama (boarding school).

Untuk mengatasi kekhawatiran tersebut, pemerintah menerapkan kebijakan yang fleksibel demi memberikan kenyamanan bagi keluarga siswa.

"Kami berharap, karena sewaktu-waktu kalau orang tua ini kangen sama anaknya mau datang, silakan. Supaya kemudian kalau mereka mau bersekolah, mau berpisah dengan orang tuanya, itu boleh. Nanti orang tuanya datang sewaktu-waktu," jelas Agus.

Guna mendukung kebijakan ini, fasilitas pendukung telah disiapkan secara matang berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain asrama untuk siswa, guru, dan kepala sekolah, pihak sekolah juga menyediakan fasilitas guest house yang dapat digunakan oleh orang tua murid saat berkunjung.

Mengenai kurikulum, Wamensos memastikan SR 2 Sukoharjo masih mengadopsi kurikulum yang berlaku dengan terus bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Digdasmen).

Sistem yang diterapkan adalah multi-entry dan multi-exit, sehingga memberikan kemudahan bagi siswa baru yang ingin menyusul masuk di tengah tahun ajaran tanpa kendala administratif yang rumit.

Sementara itu, untuk pemenuhan tenaga pengajar, saat ini proses seleksi guru sedang berjalan. Pemerintah berkomitmen memprioritaskan guru-guru lokal yang berasal dari daerah setempat.

"Kami sedang berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo, Kementerian Digdasmen, Kemenpan-RB, dan BKN untuk proses rekrutmen guru ini," pungkas Agus.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut