Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Panen Raya Jagung, Plt Bupati Sukoharjo dan Gubernur Jateng Turun ke Sawah
Advertisement . Scroll to see content

KPK Didesak Usut Disdikbud Sukoharjo Terkait Dugaan Monopoli Seragam Batik Sekolah

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:41 WIB
  • author Nanang SN
KPK Didesak Usut Disdikbud Sukoharjo Terkait Dugaan Monopoli Seragam Batik Sekolah
Ilustrasi kain bahan seragam batik SMP negeri di Sukoharjo.Foto: Istimewa

SUKOHARJO,iNewsSragen.id — Pasca OTT KPK yang menjerat Bupati nonaktif Sukoharjo, Etik Suryani, desakan agar penyidikan dikembangkan ke dugaan tindak pidana lain mulai menguat.

Praktisi hukum sekaligus advokat Achmad Bachrudin Bakri mendesak KPK memperluas penyidikan kasus dengan memeriksa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo.

Desakan itu terkait dugaan praktik monopoli pengadaan dan penjualan seragam batik bagi siswa baru SMP negeri yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Achmad yang tinggal di Kartasura, Sukoharjo itu menilai, dugaan tersebut perlu diusut karena seragam batik khas Sukoharjo tidak dijual bebas di toko seragam maupun toko kain. Menurutnya, kain batik hanya tersedia di toko-toko tertentu dan harus dibeli dalam satu paket.

Ia menyebut paket tersebut berisi dua lembar kain batik, kain biru-putih, serta seragam pramuka dengan harga sekitar Rp1,3 juta. Sistem pembelian yang tidak bisa dilakukan secara terpisah dinilai memberatkan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut