Krisis Air Bersih Melanda Bantul, Warga Terpaksa Sedot Selang dengan Mulut
Warga juga sepakat tidak menggunakan mesin pompa di sumber mata air. Sebagai gantinya, air dialirkan menggunakan selang dengan cara disedot secara manual.
Waktu pengambilan air pun diatur pada beberapa periode, yakni pagi, siang, sore, dan malam.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh warga tetap mendapatkan bagian air meski debit sumber semakin kecil.
Tugiyem mengatakan warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih memilih membeli air bersih menggunakan truk tangki. Namun, bagi warga kurang mampu, sumber mata air menjadi pilihan utama karena dapat dimanfaatkan tanpa harus membeli air.
Tak Memiliki Sumur
Warga lainnya, Riswanto, mengatakan penggunaan selang dari sumber mata air menuju rumah sebenarnya telah dilakukan warga sejak lama.
Editor : Joko Piroso