Anang Sastro Ingatkan Nilai Budi Pekerti Luhur di Tengah Dinamika PSHT
Soroti bentrokan di tengah dinamika PSHT
Anang juga menyoroti sejumlah kerusuhan atau bentrokan yang terjadi belakangan ini. Menurut dia, peristiwa tersebut berpotensi memengaruhi citra organisasi apabila melibatkan orang yang mengatasnamakan atau berada di lingkungan PSHT.
Ia secara khusus berharap para sesepuh dan tokoh yang menjadi panutan dapat mengambil peran dalam menjaga suasana tetap kondusif.
“Kerusuhan atau bentrokan yang terjadi belakangan ini hanya mencoreng nama baik organisasi. Apalagi kalau yang terlibat adalah oknum sesepuh. Seharusnya mereka menjadi teladan dalam menjaga suasana tetap sejuk dan mengedepankan penyelesaian melalui komunikasi,” katanya.
Ia menilai kekerasan maupun benturan di lapangan tidak sejalan dengan nilai yang selama ini diajarkan dalam SH Terate, yakni membentuk warga yang memiliki budi pekerti luhur.
Karena itu, Anang mengingatkan pentingnya kembali menjadikan nilai persaudaraan dan budi pekerti luhur sebagai pegangan dalam menghadapi perbedaan.
Editor: Joko Piroso