Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tiga Kali Pimpin Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi Fokus Kaderisasi dan Regenerasi
Advertisement . Scroll to see content

Angka Kemiskinan Sragen Turun, 2.165 Bantuan Bedah Rumah Didorong Percepat Kesejahteraan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:26 WIB
  • author Joko Piroso
Angka Kemiskinan Sragen Turun, 2.165 Bantuan Bedah Rumah Didorong Percepat Kesejahteraan
Anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputro menyerahkan bantuan BSPS secara simbolis kepada masyarakat di Gedung Garuda, Desa Tanon, Kecamatan Tanon, Sragen, Rabu (28/10/2026).Foto: iNews/ Joko P

Ia juga menyoroti peningkatan kuota program bedah rumah secara nasional. Menurut Sriyanto, pemerintah menaikkan alokasi bantuan dari sekitar 45.000 unit pada periode sebelumnya menjadi 400.000 unit per tahun, dengan target yang lebih besar ke depan.

Sriyanto menegaskan penyaluran BSPS harus dilakukan secara transparan. Dana bantuan, kata dia, ditransfer langsung melalui perbankan ke rekening masing-masing penerima.

“Di era saya ini tidak boleh ada pemotongan. Bedah rumah itu untuk warga kita yang kurang beruntung. Selain itu, kami di Komisi V juga mendorong agar syarat-syarat administrasi semakin disederhanakan supaya tidak justru membebani masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sragen, Aris Wahyudi, mengapresiasi dukungan tambahan bantuan tersebut. Ia menyebut Pemkab Sragen telah menangani sekitar 2.600 unit rumah dan mencatat tujuh desa bebas RTLH berdasarkan program yang dijalankan.

Dengan tambahan 2.165 unit BSPS pada 2026, pihaknya berharap penanganan rumah tidak layak huni dapat berlangsung lebih cepat.

“Data kami menunjukkan pada desil 1 sampai desil 4 ada sekitar 21.000 rumah yang harus diselesaikan. Tahun 2027 estimasi backlog kita tinggal sekitar 6.000 RTLH. Hadirnya bantuan 2.100 lebih unit BSPS dari Pak Sriyanto ini sangat membantu percepatan program,” kata Aris.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut