Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Plt Bupati Sukoharjo Temui Massa Mahasiswa di Simpang Lima Tampung 8 Tuntutan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Gerebek Pesantren Putri Hamalatul Qur'an, Santriwati Trauma Berat

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:31 WIB
  • author Nanang SN
Polisi Gerebek Pesantren Putri Hamalatul Qur'an, Santriwati Trauma Berat
Rois Tanfidzi DSKS, Ustaz Abdul Rachim Ba’asyir atau Ustaz Iim.Foto: Istimewa

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – DSKS menyoroti dampak penggeledahan Ponpes Putri HQ di Mojolaban, Sukoharjo, yang disebut menimbulkan ketakutan dan trauma di kalangan santriwati.

Keprihatinan tersebut disampaikan Rois Tanfidzi DSKS, Ustaz Abdul Rachim Ba’asyir atau Ustaz Iim melalui pernyataan sikap bernomor 054/SEK/DSKS/X/2026, Kamis (29/10/2026).

Penggeledahan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) dini hari, berkaitan dengan penyidikan kasus perusakan, pembakaran, dan pengancaman terhadap Warung Mi Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Berdasarkan kronologi dari pihak pesantren, penggeledahan tersebut menimbulkan ketakutan dan trauma di kalangan santriwati, termasuk anak di bawah umur.

DSKS menegaskan tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. Namun, proses hukum harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, keadilan, serta perlindungan hak dan martabat warga negara.

“Setiap persoalan yang melibatkan lembaga pendidikan, terlebih yang di dalamnya terdapat perempuan dan anak-anak, hendaknya ditangani dengan penuh kehati-hatian,” kata Ustaz Iim dalam pernyataan sikap DSKS.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut