Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemuda 18 Tahun di Bantul Diamankan Polisi, Diduga Kuasai Tembakau Sintetis 3,25 Gram
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ungkap Kebun Ganja Tersembunyi di Sidoharjo Sragen, 29 Tanaman Disita

Rabu, 04 November 2026 | 19:24 WIB
  • author Joko Piroso
Polisi Ungkap Kebun Ganja Tersembunyi di Sidoharjo Sragen, 29 Tanaman Disita
Polisi menunjukkan tanaman ganja yang disita dari lahan tertutup di antara dua rumah di Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Foto: iNews/ Joko P

Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Sudarmiyanto mengatakan, penyelidikan bermula dari informasi mengenai dugaan penggunaan ganja di wilayah Sidoharjo. Dari penelusuran awal, petugas menemukan biji ganja, bibit tanaman, dan ganja basah sebelum melakukan penggerebekan.

Sudarmiyanto menyebut BW mengaku memperoleh benih ganja dari seseorang asal Aceh yang ditemuinya saat acara hiburan di Solo. Polisi masih mengembangkan informasi tersebut.

Menurut keterangan polisi, tersangka diduga menanam ganja sekitar April atau Mei 2026. Tanaman diperkirakan dapat dipanen setelah berusia 6–7 bulan. Polisi juga menduga hasil panen berpotensi diedarkan, tetapi dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyidikan.

Polisi memperkirakan keseluruhan tanaman memiliki potensi hasil sekitar 2,5 kilogram dengan nilai puluhan juta rupiah. Angka tersebut merupakan perkiraan yang disampaikan penyidik.

Atas perkara ini, BW dijerat dengan pasal terkait tindak pidana narkotika. Kapolres menyebut ancaman pidananya dapat berupa hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Penerapan pasal dan ancaman pidana tersebut akan mengikuti proses hukum yang berlaku.

Polisi menyatakan penyidikan masih berlanjut untuk mendalami asal benih, kemungkinan keterlibatan pihak lain, serta tujuan penanaman ganja tersebut. Status tersangka tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang bersalah; perkara akan diproses sesuai ketentuan hukum.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut