Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, relawan Wanadri, Mapala, hingga warga setempat bekerja sama mengevakuasi jasad korban hingga ke kaki gunung. Upaya tersebut menjadi akhir dari pencarian panjang yang berlangsung selama 17 hari.
Dedikasi Maun dan relawan lokal lainnya menjadi potret nyata kemanusiaan di balik operasi SAR. Tanpa pamrih, mereka menembus hutan, menghadapi suhu ekstrem, dan risiko tinggi demi memberikan kepastian bagi keluarga korban.
Jenazah Syafiq Ridha Ali Razan telah dimakamkan di kampung halamannya di Kota Magelang pada Kamis (15/1/2026) malam. Sementara bagi Maun, suara “seng bergesek” yang ia dengar di puncak Gunung Slamet akan selalu menjadi kenangan, sebuah isyarat alam yang menuntunnya menemukan akhir dari pencarian panjang tersebut.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
