PEMALANG, iNewsSragen.id – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, setelah hujan lebat disertai petir mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (31/1/2026) malam. Genangan air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan arus lalu lintas tersendat di sejumlah titik.
Berdasarkan pantauan di lapangan, banjir terparah terjadi di jalur utama dan pusat keramaian kota. Sistem drainase yang ada tidak mampu menampung debit air yang turun dalam waktu singkat, sehingga air meluap ke badan jalan.
Sejumlah ruas jalan protokol terendam, di antaranya kawasan Simpang City Walk Pemalang di sekitar kantor Pegadaian, Jalan Ahmad Yani, serta Jalan Jenderal Sudirman. Ketinggian air yang mencapai setengah meter membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas dengan normal.
“Banyak motor dan mobil mogok karena nekat menerobos. Airnya cukup tinggi, di beberapa titik arusnya juga lumayan deras,” ujar Bayu, warga Pemalang, di lokasi kejadian.
Akibat banjir tersebut, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang mengerahkan truk operasional untuk mengevakuasi warga yang terjebak genangan air di ruas-ruas jalan menuju tempat yang lebih aman.
Cuaca ekstrem ini juga berdampak pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451. Panitia terpaksa menghentikan Konser Amal yang sedang berlangsung di Alun-Alun Pemalang demi keselamatan pengunjung, pengisi acara, dan kru pendukung.
Padahal, konser amal tersebut menghadirkan sejumlah artis dan grup band ibu kota. Dana yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor, termasuk korban banjir bandang di wilayah Pulosari.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
