Meski Berstatus Sawah Dilindungi, Pembangunan KDMP di Kedungwaduk Sragen Tetap Berjalan

Joko Piroso
Aktivitas pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.Foto:Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id  – Di tengah ketatnya moratorium alih fungsi lahan dan sorotan terhadap status Lahan Sawah Dilindungi (LSD), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kedungwaduk, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, tetap berlanjut. Proyek tersebut diketahui berdiri di atas tanah kas desa (TKD) yang selama ini berfungsi sebagai sawah produktif.

Pantauan di lapangan, Selasa (3/2/2026), aktivitas konstruksi masih berlangsung. Sejumlah pekerja tampak beraktivitas di lokasi, sementara material bangunan terlihat menumpuk di sekitar area proyek. Pembangunan KDMP ini telah memasuki tahap pemasangan atap bangunan.

Kepala Desa Kedungwaduk, Priyadi, membenarkan progres pembangunan tersebut. Ia menyebutkan bahwa pekerjaan fisik saat ini masih berjalan sesuai rencana.

“Saat ini sedang progres pemasangan bagian atap bangunan,” ujar Priyadi saat dikonfirmasi di sela kegiatannya.

Terkait pemilihan lokasi pembangunan di atas lahan hijau, Priyadi menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil bukan tanpa pertimbangan. Ia mengaku penentuan lokasi bermula dari arahan kewilayahan.

“Awalnya kami diminta mencarikan lahan. Kemarin itu ada arahan dari Babinsa untuk menyiapkan lokasi,” ungkapnya.

Untuk mendukung pembangunan KDMP yang masuk dalam program nasional, Pemerintah Desa Kedungwaduk juga mengalokasikan Dana Desa guna melakukan pengurukan lahan sawah agar siap dibangun. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.

Meski demikian, pembangunan di atas lahan sawah produktif memunculkan kekhawatiran akan potensi pelanggaran aturan alih fungsi lahan, terlebih Pemkab Sragen sebelumnya telah mengingatkan adanya sanksi pidana bagi pihak yang melanggar ketentuan LSD.

Menanggapi hal tersebut, Priyadi mengaku tidak merasa khawatir. Ia menilai proyek KDMP merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga diyakini akan mendapatkan solusi dari pemerintah pusat.

“Kami tidak risau. Ini program pusat, PSN. Pemerintah melalui kementerian terkait tentu sedang mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network