Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 orang, terdiri dari unsur Polri, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Hingga proses pengecoran selesai, situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Antusiasme warga terlihat jelas mengingat jembatan tersebut telah lama dinantikan sebagai akses vital penghubung dua desa. Dengan selesainya tahap pengecoran, Jembatan Presisi Merah Putih diharapkan segera dapat difungsikan dan menjadi simbol kehadiran Polri yang Presisi di tengah masyarakat Kabupaten Sragen.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
