Ia menambahkan, penjadwalan mudik gratis tahun ini memang disesuaikan dengan rencana pemberlakuan sistem one way di jalur tol. Rekayasa lalu lintas tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 21 Maret dari arah Jakarta menuju Semarang.
Menurutnya, ketepatan waktu menjadi faktor penting agar armada bus yang digunakan, sebagian besar berasal dari Jawa Tengah, dapat melakukan penjemputan ke Jakarta dan kembali ke daerah tanpa kendala.
Program mudik gratis Kabupaten Sragen merupakan bagian dari program serentak tingkat Provinsi Jawa Tengah dengan total sekitar 350 armada bus. Khusus untuk Kabupaten Sragen, sebanyak 12 bus disiapkan untuk mengangkut warga perantauan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Program ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor, sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama momentum mudik Lebaran 2026.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
