SEMARANG, iNewsSragen.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Polres Sragen. Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, dalam kegiatan Apel Jam Pimpinan Polda Jawa Tengah di halaman Mapolda Jateng, Senin (11/5/2026) pagi.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi AKP Kukuh dalam mendukung implementasi pembelajaran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta kampanye kesadaran penggunaan AI di kalangan pelajar SMA di wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Jateng di hadapan jajaran pejabat utama dan personel kepolisian. AKP Kukuh dinilai berhasil menjadi Trainer terbaik dalam program edukasi AI sekaligus berkontribusi memperkuat literasi digital generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Dalam arahannya saat apel, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas terciptanya situasi kondusif selama pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di wilayah Jawa Tengah.
Kapolda juga menekankan pentingnya seluruh personel Polri untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi digital.
“Zaman sudah berubah. Personel Polri harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan sosial di masyarakat,” tegas Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
Menurutnya, peningkatan literasi digital menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan Polri kepada masyarakat. Karena itu, Kapolda meminta Karo SDM Polda Jateng menyusun program khusus yang mampu mendorong personel untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.
Selain memberikan penghargaan kepada AKP Kukuh, Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, ASEAN Foundation, Mafindo, PIC AI Ready ASEAN serta para Master Trainer yang telah berkontribusi menyelesaikan target edukasi AI kepada sekitar 120 ribu pelajar SMA di wilayah Jawa Tengah.
Kapolda turut menyoroti pentingnya penguatan program Senopati Academy, E-Sport dan lomba AI sebagai sarana positif bagi generasi muda di era digital. Program tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari “sabuk kamtibmas” dalam menjaga generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi dan media digital.
“Edukasi digital, AI dan kegiatan positif generasi muda harus terus diglorifikasikan untuk menjadi sabuk kamtibmas yang lebih kuat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari turut memberikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Kasat Lantas Polres Sragen tersebut. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa anggota Polres Sragen mampu berkontribusi tidak hanya di bidang pelayanan kepolisian, namun juga dalam pengembangan sumber daya manusia dan edukasi digital masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Sragen untuk terus berinovasi, meningkatkan kapasitas diri, serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait penggunaan teknologi digital secara bijak,” ujar AKBP Dewiana.
Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan harus diiringi dengan pemahaman etika, tanggung jawab dan literasi digital yang baik agar mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat.
Ke depan, edukasi AI dan literasi digital diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang lebih kreatif, inovatif dan siap menghadapi tantangan transformasi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya serta etika sosial di tengah masyarakat.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
