24 Muralis Nasional Adu Kreativitas di Sragen, Angkat Sejarah Sangiran hingga Budaya Sukowati

Joko Piroso
Sebanyak 24 muralis dari berbagai daerah mengikuti Lomba Mural Nasional di Taman Sachari Sukowati, Sragen.Foto: iNews/ Joko P

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah muralis senior asal Borobudur, Magelang, Priyo PR atau akrab disapa Yoyok (59). Ia mengangkat tema "Sejarah Peradaban Manusia Purba" dengan menampilkan identitas Sragen sebagai Kota Fosil sekaligus kawasan Sukowati.

Menurutnya, Sragen memiliki kekayaan sejarah yang luar biasa karena menjadi salah satu pusat penemuan fosil manusia purba dunia melalui kawasan Sangiran.

"Sragen dikenal sebagai Sukowati sekaligus Kota Fosil. Peradaban manusia purba di wilayah ini merupakan bagian penting dari sejarah perjalanan manusia yang dikenal hingga tingkat internasional. Itu yang saya coba hadirkan dalam karya ini," katanya.

Yoyok mengaku tantangan terbesar dalam kompetisi tersebut adalah keterbatasan waktu serta karakter media lukis yang berbeda dengan dinding.

"Kalau ingin hasil yang benar-benar maksimal biasanya membutuhkan dua hari atau lebih. Melukis di tripleks saat cuaca panas juga membutuhkan teknik yang berbeda agar warna tetap kuat," jelasnya.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network