NGAWI, iNewsSragen.id - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, meninjau proses pemeliharaan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Ngawi, Rabu (15/7/2026). Pemeliharaan dilakukan melalui metode overlay, yakni pelapisan ulang aspal pada titik-titik yang mengalami kerusakan ringan guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Menurut Emil, pada 2025 terjadi perubahan status sekitar 250 kilometer ruas jalan di Jawa Timur, baik dari jalan kabupaten menjadi jalan provinsi maupun dari jalan nasional menjadi jalan provinsi.
"Sejak setahun lalu ( 2025), terjadi perubahan status jalan sepanjang 250 kilometer, baik dari nasional ke provinsi maupun kabupaten ke provinsi, dan saat ini kami tengah melakukan pemeliharaan," kata Emil yang didampingi Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, di salah satu.ruas jalan yang diperhaiki, yaitu Jl. P.B. Sudirman kota Ngawi.
Khusus di Kabupaten Ngawi, ada lima ruas jalan dengan total panjang 7,2 kilometer beralih status dari jalan nasional menjadi jalan provinsi, yaitu Jl PB Soedirman (1,4 km ), Jl Soerjo (1,5 km ), Jl Basuki Rahmat ( 1,4 Km) Jl Sukowati ( 1km) dan Jl Ahmad Yani (1,9 km ).
Emil mengakui pelapisan ulang yang dilakukan di Ngawi belum sesuai harapan, hanya dengan mengganti aspal dengan ukuran kecil. Namun atas permintaan Bupati Ngawi agar tahun ini bisa lebih maksimal, dirinya akan menganggarkan di PABD.
"Meski saat ini hanya untuk megurangi jalan berlobang dengan mengganti aspal sekitar lima meter, namun karena Pak Bupati terus berkordinasi dengan kami sehingga dari Gubernur, Pemprov dan persetujuan DPRD dalam perubahan anggaran nanti akan ada perbaikan berkala, berupa ovelay yang lebih panjang, lebih gress," papar Emil.
"Hanya tantanganya, apakah waktu untuk PABD cukup?, karenanya begitu semua persetujuan klir, kita segera melakukan lelang dini agar segera memenuhi aspirasi yang disampaikan," tutup Emil.
Sementara itu, menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ngawi, M. Fauzi Amir Rahman, saat ini ruas jalan tersebut mengalami kerusakan kategori kecil dan kini masih dilaksanakan leveling.
"Untuk sementara saat ini tengah dilakukan pekerjaan leveling, setelah itu baru dilakukan pengaspalan hotmix yang dikerjakan oleh UPT Bina Marga Provinsi Jawa Timur, dimana kemungkinan hingga akhir tahun ini ada tiga ruas bisa terselesaikan," kata Fauzy lebih rinci.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
