DPRD Sragen Sidak PG Mojo, Temukan Produksi Gula Melebihi Kapasitas Picu Debu dan Keluhan Warga

Joko Piroso
Komisi III DPRD Sragen meninjau operasional PG Mojo saat melakukan inspeksi mendadak menyusul keluhan warga terkait sebaran debu dan dugaan bau limbah.Foto:iNews/Joko P

Produksi Naik, Target Swasembada Gula

Anggota Komisi III DPRD Sragen, Muhammad Haris Effendi, menjelaskan peningkatan kapasitas giling dipicu melimpahnya pasokan tebu dari wilayah Soloraya dan sekitarnya, seiring upaya mendukung program swasembada gula nasional.

Menurutnya, apabila kapasitas giling dikurangi atau jadwal panen ditunda, petani berpotensi mengalami kerugian karena kualitas tebu dapat menurun.

"Situasi ini membutuhkan pemahaman bersama. Manajemen sudah mengoperasikan alat penyaring yang ada, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan," katanya.

Sebagai solusi jangka panjang, PG Mojo berencana menambah satu unit Electrostatic Precipitator (ESP) pada musim giling mendatang.

"Tahun ini sudah disiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penambahan satu unit penyaring emisi. Harapannya, dengan tiga unit penyaring, emisi debu dapat ditekan lebih optimal," tambah Haris.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network