Menurut Bowo, pembenahan administrasi tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap kebutuhan verifikasi data organisasi di kemudian hari. Salah satunya untuk menghindari adanya data ganda dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Selain pendataan kader, sistem yang diterapkan partai disebut memungkinkan pengurus pusat melakukan pemantauan terhadap sejumlah aktivitas organisasi di daerah.
"DPP bisa melakukan pengecekan secara acak. Di DPP ada Situation Room, semuanya terpantau melalui sistem," ujar Bowo.
Ia mengatakan pemantauan tersebut mencakup sejumlah indikator kegiatan, mulai dari perkembangan media sosial hingga pelaksanaan kegiatan sosial yang dilakukan struktur partai.
"Mulai dari grafik media sosial, progres kegiatan sosial seperti pengobatan gratis apakah berjalan atau tidak, hingga deteksi dini kader yang terdaftar ganda, semuanya bisa diketahui secara pasti lewat sistem tersebut," jelasnya.
Bagi DPC PDIP Sragen, pembenahan administrasi tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal yang dilakukan hingga struktur paling bawah. Data PAC, ranting, dan anak ranting diharapkan dapat tersusun secara lebih rapi dan mudah diperbarui.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
