Yudistira menjelaskan, sertijab di Yonif Raider 408/Suhbrastha tidak hanya mencakup jabatan Danyonif, tetapi juga pergantian tiga komandan kodim.
“Hari ini, tidak hanya sertijab Danyonif, tetapi juga sertijab Dandim Surakarta, Dandim Sukoharjo, dan Dandim Karanganyar. Sertijab empat perwira TNI dilaksanakan serentak di Yonif 408,” kata Yudistira.
Menurut dia, pelaksanaan sertijab secara bersamaan dipilih untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu. Dengan demikian, para pejabat yang baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
Danrem juga berharap program-program pemerintah yang menjadi bagian dari tugas dan dukungan satuan dapat berjalan sesuai ketentuan setelah proses pergantian jabatan.
Dalam kesempatan itu, Yudistira turut menyinggung perkembangan situasi keamanan, termasuk aksi penyampaian pendapat dalam rangka Hari Sumpah Pemuda di sejumlah daerah, seperti Solo, Jakarta, dan Yogyakarta.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat dan mahasiswa memiliki ruang untuk menyuarakan pendapat serta aspirasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat dilakukan secara tertib dan tidak berujung pada tindakan anarkistis.
“Menyampaikan pendapat silakan, tetapi yang terpenting kami mohon tidak ada tindakan anarkistis yang sifatnya merusak. Kalau sampai anarkistis, fasilitas umum yang terancam rusak,” ujarnya.
Editor : Joko Piroso
Artikel Terkait
