Puting Beliung Rusak Rumah dan Fasilitas di Sragen, 13 KK Terdampak di Jenar

Joko Piroso
Petugas BPBD Sragen melakukan penanganan di lokasi rumah rusak akibat angin kencang di Kecamatan Jenar. Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Sragen selama dua hari berturut-turut, Jumat hingga Sabtu (30–31/10/2026). Bencana tersebut merusak rumah warga, fasilitas umum, serta menyebabkan pohon tumbang. Berdasarkan data sementara BPBD Sragen, total kerugian material ditaksir mencapai Rp707.165.000.

Dampak pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 16.00 WIB terkonsentrasi di Kecamatan Jenar, meliputi Desa Banyurip, Dawung, dan Jenar. Kepala Pelaksana BPBD Sragen R. Triyono Putro menyebut, data sementara mencatat 11 rumah rusak, tiga di antaranya rusak berat, serta satu bangunan parkir roboh.

Sebanyak 13 kepala keluarga atau 35 jiwa terdampak. Angin kencang juga menyebabkan lima pohon tumbang, ribuan genting rusak atau berterbangan, 27 lembar asbes rusak, serta dua sepeda motor mengalami kerusakan berat akibat tertimpa material bangunan. Kerugian di Jenar ditaksir Rp132.300.000.

Di Dusun Kedu, Desa Banyurip, rumah Kartini (50) dilaporkan rusak berat setelah tertimpa pohon sawo. Rumah Sugimin (43) yang berukuran 14 x 4 meter juga mengalami kerusakan berat, termasuk dua sepeda motor yang berada di dalamnya. Sementara itu, pohon mahoni tumbang di Dusun Winong, Desa Dawung, sempat menutup akses jalan Jenar–Banyurip.

Tim Reaksi Cepat BPBD Sragen bersama unsur terkait melakukan kaji cepat dan evakuasi. Namun, penanganan di sejumlah titik terkendala minimnya penerangan. Evakuasi di Dusun Genengsari, Banyurip, juga sempat tertunda karena akses jalan licin.

Sehari sebelumnya, angin kencang pada Jumat (30/10) sekitar pukul 18.30 WIB berdampak di Kecamatan Plupuh, Masaran, dan Sidoharjo. Data Pusdalops BPBD mencatat 200 KK atau 641 jiwa terdampak. Kerusakan meliputi rumah warga, fasilitas umum dan pendidikan, serta sejumlah tempat usaha.

Gedung aula Ponpes Raden Patah II di Desa Sumorodukuh, Plupuh, dilaporkan roboh. Tiga unit Koperasi Desa Merah Putih, satu ruko mebel, dan dua kandang sapi juga mengalami kerusakan berat. Selain itu, 11 pohon tumbang menimpa rumah dan gudang atau menghalangi akses jalan. Kerugian material akibat kejadian Jumat ditaksir Rp574.865.000.

BPBD mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang, pohon tumbang, banjir, dan tanah longsor di tengah cuaca ekstrem. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang kondisinya tidak aman saat hujan dan angin kencang.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network