SORONG, iNewsSragen.id — Misteri di balik tewasnya perwira muda Kopassus, Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid, perlahan menyingkap fakta baru. Pihak keluarga membeberkan adanya temuan sejumlah luka yang diduga sebagai bekas tembakan di tubuh korban. Temuan ini sekaligus membantah keterangan resmi militer yang sebelumnya menyebut insiden tersebut akibat serpihan peluru nyasar.
Perwakilan keluarga korban, Syafrudin Sabonama, mengungkapkan bahwa kerabat menemukan luka di lebih dari tiga titik saat proses memandikan jenazah almarhum di Kota Sorong. Temuan medis independen ini memicu tanda tanya besar mengenai kronologi resmi di Gudang Senjata Grup 2 Kopassus, Kartasura.
"Kamu (pihak Kopassus) hanya sampaikan bahwa itu satu tembakan, tapi kita datang mandikan, lihat luka kiri dan kanan. Akhirnya pikiran keluarga bertanya-tanya ke mana-mana," ujar Syafrudin usai pertemuan keluarga dengan tim investigasi gabungan TNI AD.
Lebih lanjut, Syafrudin merinci lokasi luka yang tidak tercantum dalam laporan medis awal. Luka paling parah ditemukan di bagian pinggul, disusul luka di bahu kiri dan kanan, serta sejumlah memar di area punggung korban.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
