SORONG, iNewsSragen.id — Komandan Korem (Danrem) 181/PVT Sorong mengambil sikap tegas dan berimbang dalam mengawal kasus kematian Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid. Di hadapan tim investigasi dari Kopassus dan Pomad, ia mendesak agar proses penegakan hukum berjalan lurus, transparan, dan tanpa manipulasi.
Sikap ksatria pimpinan tertinggi Korem Sorong ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak keluarga korban. Perwakilan keluarga, Syafrudin Sabonama, mengungkapkan bahwa Danrem secara langsung meminta tim pemeriksa untuk mengusut tuntas seluruh kronologi kejadian dari awal, termasuk memeriksa bukti riwayat percakapan digital milik korban.
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Danrem dengan tegas mengingatkan para penyidik agar tidak mempertaruhkan nama besar institusi demi melindungi oknum prajurit yang bersalah. Fakta di lapangan harus dibuka apa adanya tanpa ada skenario yang dipaksakan.
"Beliau berpesan, jika itu bukan kebenaran, jangan kamu paksa menjadi sebuah kebenaran. Jangan mengorbankan institusi untuk melindungi pelaku, karena institusi itu jauh lebih terhormat dari seorang pelaku kejahatan," ujar Syafrudin menirukan arahan Danrem.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
