Danrem 181 Sorong Minta Kasus Kematian Perwira Kopassus Letda Jihad Diusut Tuntas Tanpa Manipulasi

Chanry Suripatty
Pihak keluarga almarhum Letda If Jihad Al-Rasyid berikan apresiasi kepada Danrem 181/PVT Sorong yang telah memberikan penegasan kepada tim investigasi gabungan Kopassus dan Pomad agar memproses kasus Letda Jihad dengan transparan, jujur, dan adil. Foto: Chanry

Pihak keluarga menilai objektivitas pimpinan militer ini sangat krusial untuk meredam asumsi liar yang berkembang di tengah masyarakat Papua Barat Daya, sekaligus memastikan komunikasi langsung yang transparan agar tidak ada informasi simpang siur.

Fakta Penyelidikan: Murni Kelalaian Prosedur Senjata

Sebelumnya, Kepala Penerangan Kopassus, Kolonel Inf. Indra Mardianto, menjelaskan bahwa insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (24/10/2026) di area Gudang Senjata Peralatan (Pal) Grup 2 Kopassus, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, peristiwa tersebut murni diakibatkan oleh kelalaian dalam prosedur pengosongan senjata (clearing) pistol, bukan pembunuhan berencana.

Insiden bermula ketika pelaku—yang merupakan rekan sesama perwira Kopassus berinisial Letda Inf AG—membiarkan amunisi tetap berada di kamar peluru saat mengokang senjata. Tanpa sengaja, jari pelaku mengenai pelatuk hingga pistol meletus. Peluru menembus pintu dan mengenai korban yang berada di luar ruangan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network