Polisi Gerebek Pesantren Putri Hamalatul Qur'an, Santriwati Trauma Berat

Nanang SN
Rois Tanfidzi DSKS, Ustaz Abdul Rachim Ba’asyir atau Ustaz Iim.Foto: Istimewa

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – DSKS menyoroti dampak penggeledahan Ponpes Putri HQ di Mojolaban, Sukoharjo, yang disebut menimbulkan ketakutan dan trauma di kalangan santriwati.

Keprihatinan tersebut disampaikan Rois Tanfidzi DSKS, Ustaz Abdul Rachim Ba’asyir atau Ustaz Iim melalui pernyataan sikap bernomor 054/SEK/DSKS/X/2026, Kamis (29/10/2026).

Penggeledahan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) dini hari, berkaitan dengan penyidikan kasus perusakan, pembakaran, dan pengancaman terhadap Warung Mi Babi Tepi Sawah di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Berdasarkan kronologi dari pihak pesantren, penggeledahan tersebut menimbulkan ketakutan dan trauma di kalangan santriwati, termasuk anak di bawah umur.

DSKS menegaskan tetap menghormati kewenangan aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut. Namun, proses hukum harus mengedepankan asas praduga tak bersalah, keadilan, serta perlindungan hak dan martabat warga negara.

“Setiap persoalan yang melibatkan lembaga pendidikan, terlebih yang di dalamnya terdapat perempuan dan anak-anak, hendaknya ditangani dengan penuh kehati-hatian,” kata Ustaz Iim dalam pernyataan sikap DSKS.

Editor : Joko Piroso

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network