Keraton Surakarta Hidupkan Tradisi Lewat Pertunjukan Wayang Kulit dan Tari Klasik

Nanang SN
Pertunjukkan wayang kulit di Bangsal Smarakata Keraton Surakarta Hadiningrat.Foto: Istimewa

SOLO,iNewsSragen.id – Keraton Surakarta Hadiningrat terus melestarikan budaya Jawa melalui pementasan wayang kulit dan latihan tari klasik untuk menjaga tradisi seni tetap hidup.

Upaya pelestarian tersebut diwujudkan melalui pertunjukan wayang kulit menggunakan wayang pusaka Kiai Pramukanyo di Bangsal Smarakata, Minggu (8/11/2026). Pementasan dimulai pukul 12.30 WIB dengan menghadirkan dalang muda M. Ng. Willy Dwi Harianggi dari Kediri.

Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari agenda seni budaya keraton sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan tradisi Jawa kepada masyarakat dan wisatawan.

Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat, GKR Koes Moertiyah Wandansari atau Gusti Moeng, mengatakan kegiatan seni pertunjukan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus melengkapi pengalaman kunjungan wisatawan.

"Biasanya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melengkapi pengalaman wisatawan yang berkunjung ke Keraton Surakarta Hadiningrat. Setelah wisatawan berkeliling dan melihat berbagai koleksi keraton, mereka juga dapat menikmati atraksi seni dan budaya yang ditampilkan," jelas Gusti Moeng.

Menurutnya, wisatawan yang telah membeli tiket masuk dapat menyaksikan langsung pertunjukan tersebut. Dengan demikian, kunjungan ke keraton tidak sebatas mengenal bangunan dan benda bersejarah, tetapi juga memahami seni pertunjukan yang tumbuh dalam tradisi kerajaan Jawa.

Merawat Tari Klasik dan Regenerasi Penari

Selain wayang kulit, Keraton Surakarta juga menjaga keberlangsungan seni tari klasik melalui kegiatan latihan bersama.

Pada Sabtu (7/11/2026), para penari mengikuti latihan Tari Serimpi Anglir Mendung dan Bedhaya Pangkur. Kegiatan ini melibatkan penari baru maupun mereka yang telah lama berkecimpung dalam lingkungan seni keraton.

Gusti Moeng menjelaskan, latihan bersama diperlukan untuk menjaga kemampuan penari dalam mengingat, memahami, dan mengasah kembali ragam gerak tari tradisional.

Selain menjadi ruang pembelajaran dan regenerasi, latihan tersebut juga membantu menjaga kebugaran para penari agar tetap aktif menjalankan kegiatan berkesenian.

Keberadaan latihan rutin menjadi salah satu cara mempertahankan warisan tari klasik agar tidak berhenti sebagai dokumentasi sejarah, tetapi terus dipraktikkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Wayang Kulit Digelar Setiap Minggu

Keraton Surakarta menjadwalkan pertunjukan wayang kulit setiap Minggu sepanjang November 2026 di Bangsal Smarakata. Seluruh pementasan dimulai pukul 12.30 WIB.

Berikut agenda pertunjukan wayang kulit November 2026:

• Minggu, 8 November: M. Ng. Willy Dwi Harianggi membawakan lakon Begawan Ciptoning.

• Minggu, 15 November: M. Ng. Angga Suprayogi membawakan lakon Jaladara Rabi.

• Minggu, 22 November: M. Khoirul Siska Munzilin membawakan lakon Parta Krama.

• Minggu, 29 November: KRT Dr. Rudy Wiratama Husadanagara, S.IP., MA, membawakan lakon Merusupadma (Anglingdarma Jumeneng Nata).

Harga tiket masuk pertunjukan sebesar Rp15.000. Pengunjung dapat membeli tiket secara langsung melalui loket keraton.

Wisata Budaya Tetap Berlangsung

Di tengah revitalisasi Museum Keraton Surakarta sebagai bagian dari penataan kawasan cagar budaya nasional, aktivitas kunjungan wisata tetap berlangsung.

Untuk sementara, wisatawan diarahkan masuk melalui Kamandungan sebagai akses utama menuju lingkungan keraton.

Melalui perpaduan wisata sejarah dan pertunjukan seni, Keraton Surakarta berupaya menghadirkan ruang perjumpaan antara tradisi, seniman, dan masyarakat.

Pelestarian budaya tidak hanya dilakukan dengan merawat bangunan maupun benda pusaka, tetapi juga memastikan seni pertunjukan, pengetahuan tradisional, dan nilai-nilai budaya Jawa terus dipelajari serta diwariskan lintas generasi.

Editor : Joko Piroso

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network