Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bus Rombongan Pelajar SMP IT Darul Qur'an Bogor Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang, Empat Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Devi Athok, Orang Tua Korban Tragedi Kanjuruhan yang Batalkan Autopsi Minta Waktu Berpikir

Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:50 WIB
  • author Joko Piroso
Devi Athok, Orang Tua Korban Tragedi Kanjuruhan yang Batalkan Autopsi Minta Waktu Berpikir
Devi Athok memandangi dua anak perempuannya yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada)

MALANG, iNewsSragen.id – Devi Athok, orang tua korban tragedi Kanjuruhan minta waktu berpikir lagi terkait jadi atau tidak autopsi jasad kedua anaknya.

Sebelumnya, Devi Athok, orang tua korban membatalkan autopsi karena mengaku didatangi banyak polisi dan merasa diawasi.

Permintaan ini disampaikan setelah keluarga korban kedatangan utusan Menkopolhukam Mahfud MD dari Deputi V Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenkopolhukam Irjen Pol Armed Wijaya.

Imam Hidayat, pengacara keluarga korban mengatakan, Devi Athok dan keluarga bakal diberikan kesempatan satu sampai dua hari ke depan untuk berpikir.

Lanjut Imam, tentunya dengan pendampingan hukum dari Tim Advokasi Korban Tragedi Kanjuruhan (Tatak) dari Peradi Kabupaten Malang. "Mereka kita berharap keluarga ini satu dua hari untuk memberikan lampu hijau untuk autopsi," ditemui di rumah Devi Athok di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu malam (19/10/2022).

Menkopolhukam Mahfud MD, Devi Athok dan keluarganya diberikan jaminan tak ada lagi kepolisian dan aparat keamanan yang bergiliran mendatangi rumahnya.

"Tadi Pak Armen bilang, Pak Taufik dari Polda Jatim bilang, clear. Saya minta setelah autopsi tidak ada satu orang pun dari polisi yang berkunjung ke rumah Pak Devi, mereka oke setuju. Berarti kalau Polsek itu lalu lalang, ya itu memang tugas mereka untuk memantau keadaan sekitar," katanya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut