Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penjual Es Dung di Grobogan Naik Haji Setelah Menabung Selama 13 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Rajin Menabung dari Hasil Jual Arang sejak Tahun 1975, Impian Pasutri Berangkat Haji Terwujud

Jum'at, 26 Mei 2023 | 14:04 WIB
  • author Ahmad Antoni
Rajin Menabung dari Hasil Jual Arang sejak Tahun 1975, Impian Pasutri Berangkat Haji Terwujud
Udiyono (68) dan Komsiyah (64), warga Dusun Kalilateng, Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, bersyukur bisa berangkat haji tahun ini.Foto:iNews.id/Istimewa

Komsiyah juga mengenang, dulu untuk menjual arang harus digendong dari rumah menuju pasar Peterongan Semarang, berangkat dari rumah pukul 01.00 WIB dan pulang pada pukul 08.00 WIB.

Ketika itu, harga arang kayu satu gendongan (30 kilogram) hanya Rp250. Sekarang satu plastik arang kayu (1,2 kilogram) seharga Rp5.000. “Alhamdulillah, dari jerih payah ini sekarang bisa menjual 1 -1,5 ton arang kayu, sekali kirim,” ujarnya.     

Budiono mengatakan, untuk makan sehari- hari terkadang Komsiyah juga membuat aneka penganan seperti sermier, lentho dan klenyem untuk dijual kepada tetangga yang ada di lingkungan sekitar rumahnya.

Ini harus dilakukan, agar niat berhaji mereka dapat terwujud. “Karena kami ini ‘ati karep, bondho cupet’ (punya keinginan, tetapi kemampuan pas-pasan),” jelasnya.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut