Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jogging Subuh Berujung Maut, Petani 65 Tahun di Sragen Tewas Ditikam Tetangga
Advertisement . Scroll to see content

Korupsi Tanah Kas Desa: Kades di Sragen Ditahan, Rugikan Negara Rp240 Juta

Selasa, 11 November 2025 | 18:11 WIB
  • author Joko Piroso
Korupsi Tanah Kas Desa: Kades di Sragen Ditahan, Rugikan Negara Rp240 Juta
Unit Tipidkor Polres Sragen memperlihatkan barang bukti kasus korupsi sewa tanah kas desa Purworejo setelah menetapkan kepala desa sebagai tersangka.Foto:iNews/Joko P

SRAGEN, iNewsSragen.id - Unit Tipidkor Satreskrim Polres Sragen mengungkap kasus tindak pidana korupsi pengelolaan hasil sewa tanah kas desa di Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Sragen. Seorang kepala desa berinisial Ngadiyanto alias Dipo (55) kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Sragen.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Ardi Kurniawan menjelaskan bahwa perkara ini bermula dari laporan warga terkait penyalahgunaan hasil sewa tanah kas desa sejak tahun 2016 hingga 2019. 

Tersangka menyewakan tanah kas seluas ±6.000 meter persegi kepada dua perusahaan swasta, yakni PT Jaya Sempurna Sakti (JSS) dan PT Aries Putra Beton (APB), dengan total penerimaan sebesar Rp240 juta.

“Seluruh uang sewa tidak disetorkan ke rekening desa, melainkan masuk ke rekening pribadi tersangka,” ujar AKP Ardi, Selasa (11/11/2025).

Tak hanya itu, penyidik menemukan dokumen perjanjian sewa yang dibuat sepihak tanpa melibatkan BPD maupun musyawarah desa. Bahkan, tersangka mencoba menutupi perbuatannya dengan membuat SPJ fiktif, seolah-olah terdapat proyek pengadaan tiang lampu senilai Rp120 juta, yang faktanya tidak pernah dikerjakan.

Unit Tipidkor menyita berbagai barang bukti, di antaranya perjanjian sewa tanah desa, bukti transfer bank, kwitansi pembayaran, Buku Kas Umum (BKU), APBDes, hingga dokumen SPJ fiktif.

Editor: Joko Piroso

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut