get app
inews
Aa Text
Read Next : Menang 3-1 atas PSIR, PT Gamabar Optimistis Persiharjo Menuju Klub Profesional

Kebakaran Gudang Gas Elpiji di Gatak Saat Hujan Gerimis, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 04 Januari 2026 | 15:59 WIB
header img
Aparat kepolisian dan petugas Damkar saat penanganan kebakaran gudang elpiji di Jati, Gatak, Sukoharjo.Foto:iNews/ Nanang SN

SUKOHARJO,iNewsSragen.id – Kepanikan melanda warga Dukuh Jati, Desa Jati, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, setelah sebuah gudang penyimpanan gas elpiji dilalap api hebat di tengah hujan gerimis, Sabtu (3/1/2026) malam. Bangunan bekas penggilingan padi yang digunakan untuk menyimpan ratusan tabung elpiji, mayoritas ukuran 3 kilogram, nyaris berubah menjadi titik ledakan berbahaya.

Kobaran api berwarna kemerahan terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari kejauhan. Bahkan, nyala api tampak jelas dari Mapolsek Gatak yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Kondisi ini membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah, khawatir tabung gas meledak sewaktu-waktu.

Kapolsek Gatak, AKP Hadi Sumaryono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan aparat kepolisian bergerak cepat setelah melihat api membesar meski hujan gerimis masih turun.

“Dari Polsek kami melihat api sudah besar. Kami langsung menuju lokasi dan segera menghubungi pemadam kebakaran,” ujar AKP Hadi.

Proses pemadaman melibatkan tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Sukoharjo, BPBD, relawan tanggap bencana, serta petugas PLN yang melakukan pemutusan aliran listrik untuk mencegah risiko kebakaran meluas atau ledakan.

Kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik. Kapolsek menjelaskan, sejak awal kejadian terlihat percikan api dari bagian atas bangunan sebelum akhirnya membesar dan melahap gudang.

“Penyebab pastinya masih kami dalami, namun dugaan awal karena hubungan arus pendek listrik. Untuk korban jiwa tidak ada,” jelasnya.

Dalam insiden ini gudang dalam kondisi kosong saat kejadian. Meski demikian, potensi bahaya dinilai sangat besar mengingat ratusan tabung elpiji tersimpan di dalam bangunan. Nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan.

Penanggung jawab gudang, Dani (34), mengungkapkan api pertama kali muncul dari bagian atas bangunan. Ia bersama warga sempat berupaya melakukan pemadaman awal sebelum petugas tiba di lokasi.

“Begitu melihat percikan api, kami langsung menghubungi Damkar dan minta bantuan warga sekitar,” katanya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut