get app
inews
Aa Text
Read Next : Aksi Kepala Desa Ngepringan Terpeleset di Kubangan Jalan Rusak Jadi Sorotan Publik

Pria Tewas Tersetrum Saat Pangkas Pohon di Sragen, Evakuasi Dramatis

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:13 WIB
header img
Petugas gabungan mengevakuasi jasad korban yang meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memangkas pohon di Kampung Kauman, Kelurahan Sragen Wetan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa).

SRAGEN, iNewsSragen.id - Seorang pria di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memangkas pohon yang berada dekat jaringan kabel listrik bertegangan tinggi. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Kauman, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, pada Kamis siang.

Korban diketahui bernama Pariman (50), warga Sragen, yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga. Insiden ini sempat menggegerkan warga sekitar karena korban ditemukan meninggal dunia di atas pohon glodokan yang sedang dipangkasnya.

Informasi yang dihimpun, kawasan yang semula relatif lengang mendadak ramai setelah warga mengetahui adanya seorang pria yang tidak bergerak di atas pohon usai tersengat aliran listrik. Posisi korban berada cukup tinggi, dengan kaki dan pakaian yang masih tersangkut di ranting pohon.

Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dan menegangkan. Petugas gabungan baru dapat melakukan evakuasi setelah petugas PLN mematikan aliran listrik di sekitar lokasi kejadian guna mencegah risiko lanjutan.

Dengan menggunakan truk bucket lift, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen, dibantu petugas PSC 119, menurunkan jasad korban dari atas pohon. Petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena kaki dan celana korban masih tersangkut di ranting pohon, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Sragen Kota, AKP Ari Pujiantoro, mengatakan korban sebelumnya menawarkan diri untuk memangkas pohon yang berada di depan rumah majikannya. Saat proses pemangkasan berlangsung, diduga salah satu dahan pohon terkena kabel listrik akibat hembusan angin kencang.

“Kondisi pohon yang basah juga diduga memperparah hantaran listrik, sehingga korban tersengat dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas AKP Ari Pujiantoro.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memangkas pohon, terutama yang berada dekat dengan jaringan listrik. Warga juga diminta menghindari aktivitas tersebut saat cuaca hujan atau ketika kondisi pohon dalam keadaan basah guna mencegah kecelakaan serupa.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut