get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragedi Siswa Tewas di SMP Sumberlawang, Sekolah dan Disdik Sragen Terancam Digugat

Semangat Kartini, Perempuan Cantel Kulon Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Produktif

Sabtu, 18 April 2026 | 09:04 WIB
header img
Kelompok Tani Wanita (KTW) Embun Pagi di Kelurahan Sragen Kulon memanfaatkan lahan pekarangan sempit dengan metode tanam polybag untuk budidaya sayuran.Foto: Istimewa

SRAGEN, iNewsSragen.id – Semangat emansipasi yang diwariskan Raden Ajeng Kartini terus menginspirasi perempuan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Sragen. Di Kampung Cantel Kulon, Kelurahan Sragen Kulon, puluhan perempuan yang tergabung dalam Kelompok Tani Wanita (KTW) Embun Cantel Kulon atau Embun Pagi memanfaatkan lahan sempit menjadi kebun produktif.

Berlokasi di lingkungan RT 01 RW 23, kelompok ini mengembangkan pertanian skala rumah tangga dengan sistem tanam polybag. Upaya ini menjadi solusi atas keterbatasan lahan di kawasan perkotaan, sekaligus mendorong kemandirian pangan keluarga.

KTW Embun Pagi merupakan organisasi nonformal berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Meski berada di tengah kota, aktivitas pertanian tetap berjalan aktif dan terorganisir.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sragen Kulon, Yuni Kusumawati, menjelaskan bahwa kegiatan kelompok mencakup seluruh tahapan budidaya tanaman, mulai dari persiapan media tanam hingga panen.

“Media tanam menjadi faktor penting dalam pertumbuhan tanaman. Kami menggunakan campuran tanah halus, kompos, dan arang sekam dengan komposisi tertentu agar hasilnya optimal,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Selain media tanam, kualitas bibit juga menjadi perhatian utama. Bibit yang dipilih harus sehat, ditandai batang kokoh, daun hijau segar, serta bebas dari hama dan penyakit.

Proses penanaman dilakukan dalam polybag dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter. Setelah itu, tanaman dirawat secara rutin melalui penyiraman, penyiangan gulma, dan pengendalian hama secara alami.

Dalam praktiknya, metode tanam dilakukan melalui dua cara, yakni penanaman langsung untuk benih seperti kangkung dan bayam, serta metode pindah tanam dari persemaian untuk jenis sayuran lainnya.

Editor : Joko Piroso

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut