Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menolong Teman di Bekas Tambang Galian C
NGAWI, iNewsSragen.id - Bekas area tambang galian C yang terbengkalai di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, kembali memakan korban jiwa. Seorang bocah sekolah dasar (SD) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air bekas tambang yang memiliki kedalaman hingga delapan meter.
Korban diketahui berinisial MMA atau Muhammad Maulana Al Akbar (11), siswa kelas 4 SD asal Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Korban merupakan putra kedua pasangan Sugeng Purnomo dan Khusnul Hidayah.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu sore (9/5/2026) saat korban bersama delapan temannya pergi memancing di area bekas galian C di Desa Sidolaju.
Menurut keterangan warga, insiden bermula ketika salah satu anak di rombongan terpeleset ke dalam kubangan air. Melihat kejadian itu, korban berusaha memberikan pertolongan dengan turun ke lokasi. Namun nahas, korban justru tenggelam dan tidak berhasil menyelamatkan diri.
Salah satu rekan korban, Bintang Raka Rosadi, mengaku sempat berusaha menolong korban dan temannya yang jatuh terlebih dahulu. Namun dirinya hanya mampu menyelamatkan satu anak.
“Saya langsung menolong, tapi hanya satu orang yang berhasil saya selamatkan. Korban sudah tidak bisa saya raih dan akhirnya tenggelam,” ujar Bintang, Minggu (10/5/2026).
Editor : Joko Piroso