Delapan Korban Dirawat Usai Atap Sekolah Roboh di Sragen, Satu Siswa Alami Patah Kaki
SRAGEN, iNewsSragen.id - Insiden ambruknya atap ruang kelas VII MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, mengakibatkan tujuh siswa dan satu guru dilarikan ke rumah sakit, Selasa (12/5/2026) pagi. Para korban mengalami luka di bagian kepala, kaki hingga sesak napas akibat syok pascakejadian.
Peristiwa terjadi saat kegiatan belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris berlangsung di dalam kelas. Atap bangunan tiba-tiba roboh dan menimpa siswa serta guru yang sedang mengikuti pelajaran.
Wakil Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah 4 Bulu, Cipto Waluyo, mengatakan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit berbeda sesuai kondisi luka yang dialami.
“Kondisi semua sudah dilarikan ke rumah sakit. Ada satu yang mengalami patah kaki dibawa ke RSI Amal Sehat. Sedangkan enam siswa lainnya dan satu guru dibawa ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro,” ujar Cipto saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, selain korban yang mengalami patah kaki, beberapa siswa lainnya juga mengalami luka di bagian kepala dan pundak akibat tertimpa reruntuhan kayu serta genteng.
“Kondisi pastinya masih dalam pemeriksaan dokter. Ada yang mengalami luka di pundak dan kepala,” imbuhnya.
Cipto menjelaskan, saat kejadian terdapat 14 siswa di dalam ruang kelas VII. Sementara siswa lain yang selamat langsung dipulangkan untuk menghindari trauma dan demi alasan keselamatan.
“Total siswa di kelas ada 14 anak. Untuk sementara seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX kami pulangkan dan pembelajaran dilakukan dari rumah sambil melihat situasi,” terangnya.
Editor: Joko Piroso